
akhir selesai juga ini skripsi....
3 bulan waktu yang lama untuk buat ini semua..
ini aku akan bagikan untuk yang mau belajar dengan aku..
skripsi kali ini aku sudah menggunakan uml
disini editor umlku adalah Visual Paradigma kalau pengen download
disini atau
disini
sedangkan untuk project dan laporannya langsung aja masuk kesini
disini sudah ada list nya,tinggal download saja
Kamis, 22 September 2011
alhamdulillahirobbilalamin....Skripsi selesai
Diposting oleh
Jouhari
di
8:00:00 AM
0
komentar
Label: Arsip java (newbi), java, umum
Minggu, 03 April 2011
Alhamdulilah selesai...tapi skripsi menanti di depan

Alhamdulilah kerja praktek ku sudah selesai,dan alhamdulilah juga nilainya lumayan bagus...
kali ini saya cuma mo shared tentang kerja praktek saya dalam 2 semester ini...
Untuk KP 1 nya saya membahas tentang penjadwalan di SMK Negeri XXX di Kediri...
Dan untuk KP 2 nya saya membahas pembuatan loker penyimpanan di BPN Kab. Kediri,disini masih belum menggunakan UML sich,masih pake DFD n ER...
Ya sapa tau anda berminan untuk mengunduhnya...silahkan unduh..
KP 1
KP 2 + Aplikasi
Diposting oleh
Jouhari
di
12:50:00 PM
1 komentar
Label: Arsip java (newbi), java, umum
Kamis, 19 November 2009
MEMBUAT DATABASE MENGGUNAKAN NETBEANS 6.0
untuk membuat database dalam NetBeans, masuklah ke MySQL comand promp lalu ketikkan
CREATE DATABASE NAMA_DATABASE;
maka otomatis akan terbuat sebuah database, contoh kita buat database dengan nama database “koleksi_buku” :
kalo proses pembuatan berhasil, maka akan ada tulisan QUERY OK
MEMBUAT KONEKSI
untuk membuat koneksi dalam Netbeans,
pertama kita masuk dulu ke tab service :
setelah itu klik kanan pada Database, lalu pilih New Connection :
setelah itu masukkan akan keluar dialog seperti dibawah ini :
inilah nama host dengan lokasi server database MySQL, dan no portnya, juga nama databasenya yang tadi kita buat yaitu “koleksi_buku”. setelah itu isi username dan password yang kita gunakan untuk mengakses database,seperti dibawah ini :
setelah itu klok ok :
klik ok lagi
setelah proses pembuatan koneksi berhasil, kita bisa melihat akan ada subtree baru yang terbuat dari hasil koneksi tadi. sekarang kita akan membuat table dan juga melakukan proses peremajaan.
sebelumnya klik kanan pada hasil subtree yang tadi kita buat lalu pilih Execute Comand :
maka akan terdapat editor baru untuk kita gunakan sebagai proses eksekusi kode SQL :
MEMBUAT TABEL
untuk membuat table dalam MySQL, gunakan kode seperti dibawah ini :
CREATE TABLE NAMA_TABLE(
NAMA_KOLOM TIPE_DATA KETERANGAN,
NAMA_KOLOM TIPE_DATA KETERANGAN
);
misal kita akan membuat sebuah table Bukuku dengan kolom Id_Buku, Judul, Pengarang :
setelah itu klik tombol seperti pada gambar dibawah ini untuk mengeksekusi skrip diatas
setelah itu, maka sekarang telah terbentuk sebuah table dalam database Koleksi_buku yang bernama BUKUKU, anda bisa melihatnya pada subtree koneksi yang tadi dibuat :
jika tidak keluar, coba klik kanan lalu klik Refresh.
MEMASUKKAN DATA
sekarang kita akan melakukan proses pemasukkan data pada table yang tadi kita buat. untuk memassukkan data gunakan :
INSERT INTO NAMA_TABLE
VALUES (
‘NILAI KOLOM 1′,
‘NILAI KOLOM 2′
);
misal kita akan memasukkan data pada tabel bukuku yang tadi kita buat : 
setelah itu klik tombol eksekusi, maka tabel BUKUKU sekarang akan terdapat sebuah record (baris) yang bernilai seperti yang tadi kita masukkan.
MENAMPILKAN DATA
pada step sebelumnya kita telah memasukkan data, namun kita belum tahu apakah data yang tadi kita masukkan berhasil atau tidak, makanya kita perlu menampilkan seluruh data dalam tabel MAHASISWA tadi. untuk menampilkan tabel gunakan :
SELECT NAMA_KOLOM, NAMA_KOLOM
FROM NAMA_TABLE;
atau, jika kita akan menampilkan seluruh kolom gunakan :
SELECT *
FROM NAMA_TABLE;
misal kita akan menampilkan seluruh data dalam tabel BUKUKU :
setelah dieksekusi, maka akan muncul tabel seperti dibawah ini :
sekarang bisa kita liat bahwa proses INSERT tadi telah berhasil.
MENGUBAH DATA
selain proses INSERT, kita juga sering melalukan proses perubahan data atau lebih dikenal dengan proses UPDATE. dan untuk melakukan proses UPDATE gunakan :
UPDATE NAMA_TABLE
SET NAMA_KOLOM = ‘NILAI BARU’
WHERE
KONDISI;
misal kita akan mengubah nama untuk pengarang dengan nim BK001 menjadi Abdullah
sekarang data dalam table akan berubah seperti dibawah ini : 
MENGHAPUS DATA
selain proses INSERT, UPDATE, kita juga pasti akan melakukan proses penghapusan data yang telah tidak digunakan atau dikenal dengan nama proses DELETE. dan untuk melakukan proses tersebut kita gunakan :
DELETE FROM NAMA_TABLE
WHERE
KONDISI;
atau jika kita akan akan menghapus seluruh data dalam table :
DELETE FROM NAMA_TABLE;
misal kita akan menghapus data pada tabel BUKUKU dengan nim BK001 :

sekarang kita tidak akan melihat data BUKUKU dengan nim BK001 karena telah dihapus dari tabel : 
selamat mencoba.....!!!! download pdf dan perintah MySQL
Diposting oleh
Jouhari
di
11:18:00 AM
0
komentar
Koneksi ke database Mysql menggunakan Java Netbeans
Banyak cara untuk koneksi ke database mysql dan mengeditnya, bisa melalui phpmyadmin, SQL Server 2000,Comand Prompt atau juga bisa menggunakan Java Netbeans, kali ini saya akan mencoba membahas bagaimana caranya melakukan koneksi kedatabase MySql dengan Java Netbeans IDE 6.0, berikut langkah-langkahnya!
1.Pertama siapkan database dan tabel yang pada kolom pertamanya diberikan Primary key
2. Kemudian buat project baru, kali ini menggunakan java desktop aplication, beri nama project dan pada Aplication Shell pilih Database Application
3. Lanjutkan dengan klik Next >
4. Pada pilihan Database Connection pilih New Database Connection

5. Kemudian pada pilihan Name pilih jenis Mysql
6. Pada pilihan Database URL Anda akan mendapati isian seperti ini jdbc:mysql://:/
7. host=Isis dengan alamat host Anda
8. PORT=Isi dengan alamat Port
9. DB=Isi dengan nama database
10. berikut contohnya: jdbc:mysql://Localhost:3306/Aplikasi
11. Kemudian isi Username dan Password database MySql Anda
12. Berikut contoh gambarnya
13. Jika sudah klik OK
14. Jika sudah maka Anda bisa memilih tabel yang sudah diberikan primary key dan mensetting kolom mana saja yang ingin digunakan, seperti pada gambar dibawah ini
16. Jika sudah kita lanjutkan dengan mengklik Next > dan pada pilihan selanjutnya bisa diakhiri dengan mengklik Finish
17. Tunggu beberapa saat hingga akhirnya Anda mendapati project seperti gambar dibawah ini
Karena table saya begitu banyak field nya,jadi hanya terlihat huruf depannya saja
18. Tekan F6 untuk menjalankan program
19. Koneksi berhasil dilakukan dan Anda bisa melakukan pengeditan database
Selamat mencoba…….!!!!!!!! download
Diposting oleh
Jouhari
di
11:05:00 AM
0
komentar
Selasa, 16 Desember 2008
Instalasi Java pada OpenSUSE
Java adalah bahasa pemrogramman yang populer di lingkungan Linux. Kapabilitasnya dan fleksibilitas untuk dijalankan pada berbagai sistem operasi membuat Java bisa menjadi pilihan yang menarik. Berikut adalah tata cara instalasi Java pada OpenSUSE.1. Download Java SE dari http://java.sun.com/javase/downloads/index.jsp
Ambil untuk Linux. Tidak usah yang dibundel dengan Netbeans ataupun yang lainnya. Saat ini (Juli 2007) versi terbaru adalah 1.6.0. Untuk Linux ada 2 tipe ( Linux RPM in self-extracting file dan Linux in self-extracting file), ambil yang kedua, dengan nama jdk-6-linux-i586.bin
2. Copy ke folder /opt
3. Masuk ke Konsole / Terminal
Perintah : ALT+F2, ketik konsole
4. Install Java SE. Pada Konsole, ketikkan perintah berikut [tanda # jangan ikut diketik. Itu merupakan prompt user root. Kalau masuk sebagai user biasa, lambangnya adalah $. Untuk masuk ke prompt root dari user biasa, ketik su dan masukkan password root] :
# chmod +x /opt/jdk-6-linux-i586.bin
# ./jdk-6-linux-i586.bin [Note : titik-slash-namafile]
5. Check hasil instalasi
Java -version
java version “1.6.0″
Java(TM) SE Runtime Environment (build 1.6.0-b105)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 1.6.0-b105, mixed mode, sharing)
Bagaimana jika yang kita install adalah versi 1.6.0 tapi versi yang keluar adalah versi lain ? Berarti sudah ada Java SDK yang tertanam di OpenSUSE. Java yang baru saja kita install terletak pada folder /opt/jdk1.6.0. Coba check dengan perintah berikut.
# ls -l /usr/bin/java
lrwxrwxrwx 1 root root 22 Jan 24 09:22 /usr/bin/java -> /etc/alternatives/java
Jika hasilnya seperti diatas atau folder tidak sesuai, kita bisa bisa “memaksa” agar SuSE menggunakan Java yang baru saja kita install. Ketik perintah berikut :
ln -s /opt/jdk1.6.0/bin/java /usr/bin/java
Check ulang dengan perintah Java -version
6. Buatkan ClassPath agar kompiler Java [javac] bisa dikenal dari berbagai folder, dengan langkah sebagai berikut :
- Buat file dengan nama .bash_profile. Simpan pada home directory. Jika masuk sebagai root, simpan pada /root. Jika masuk sebagai user biasa, simpan pada /home/namauser. Pada Linux, file yang diawali dengan tanda titik berarti hidden file.
- Ketik isi file .bash_profile dengan :
JAVA_HOME=/opt/jdk1.6.0
export JAVA_HOME
export PATH=$PATH:$JAVA_HOME/bin
- Simpan
7. Log-off dari OpenSUSE
8. Masuk kembali
9. Test Kompiler. Buka konsole, ketik
# javac
Jika menghasilkan keluaran, berarti kompiler Java sudah siap digunakan. Jika belum, check ulang penulisan CLASSPATH dan sesuaikan dengan kondisi instalasi.
Referensi :
Mudah Belajar Java Bersama [SUSE] Linux -2, Instalasi Java
Diposting oleh
Jouhari
di
1:19:00 PM
1 komentar
Label: java
INSTALL JAVA DAN NETBEANS DI LINUX + SET PATH
Beberapa bulan yang lalu saya tertarik untuk mempelajari pemrograman java, tapi saya ingin membuat nya di linux. Tapi setelah satu bulan mempelajarinya, saya malah menjadi bingung dengan konsepnya, jadinya saya putuskan untuk belajar algoritma dan struktur data dulu dengan program c ( di kampus saya UKDW memang menggunakan bahasa c ). Lanjutya, tentang java di linux. Pertama dan yang paling pokok anda haurs menginstal jdk. Anda bisa mencari jdk versi terbaru dari java sun di http://www.java.sun.com, saya menggunakan jdk-6u6-linux-i586.bin, waktu itu versi terbarunya. Kemudian jika anda membutuhkan IDE anda bisa menggunakan netbeans. Saya menggunakan netbeans versi 6.1, kalau semuanya sudah siap, sekarang tinggal kita menginstall keduanya.
1. buat kedua file menjadi executable
#chmod +x jdk……….bin
#chmod +x netbeans …..sh
2. install dengan perintah:
#./jdk……………..bin
#./netbeans………….sh
3. jdk diinstall terlebih dahulu.
4. baru install netbeans
5. set PATH
buat file di folder /etc/profile.d/ , dan beri nama java.sh
/etc/profile.d/java.sh
kemudian tuliskan script berikut:
PATH=/usr/src/jdk1.6.0_06/bin:$PATH:$HOME/bin:./
export PATH
export JAVA_HOME=/usr/src/jdk1.6.0_06
export CLASSPATH=/usr/src/jdk1.6.0_06/lib/tools.jar:/usr/src/jdk1.6.0_06/jre/lib/rt.jar:./
letak foldernya optional, tergantung kita menginstall jdk_nya.
6. jadikan file java.sh executable
Dari konsole pindahkan ke folder profile.d, kemudian
#chmod +x java.sh
7. logout dan login lagi, buka text editor ( Kwrite ) dan tes dengan script berikut:
Tuliskan script berikut:
class tes java{
public static void main(String[] args){
System.out.println(“hore saya bisa install serta set PATH java di linux”):
}
}
Lalu simpan dengan nama tes.java.
Setelah itu compile dengan perintah
#javac tes.java
Jika berhasil akan membentuk file tes.class, lalu jalankan dengan perintah
#java tes
Maka akan muncul tulisan
hore saya bisa install serta set PATH java di linux
Script set PATH ini sudah saya coba di PclinuxOS 2007, dan Slackware 12.1, dan semuanya berhasil dengan mulus.
salam syafii jauhari
Diposting oleh
Jouhari
di
1:14:00 PM
1 komentar
Label: java
"Membuat Gantt Chart dengan JFreeChart”
[JFreeChart](http://www.jfree.org/jfreechart/ “Homepage JFreeChart”) adalah library untuk menghasilkan chart dengan Java. Berbagai chart bisa dihasilkan, dari Pie Chart, Bar Chart, dan sebagainya.
Pada artikel ini, kita akan mencoba membuat Gantt Chart. Gantt chart adalah diagram yang menunjukkan rangkaian task, tanggal mulai, selesai, dan persentase kemajuannya. Bagi mereka yang pernah menggunakan aplikasi manajemen proyek pasti tau apa itu Gantt Chart.
Berikut output yang kita inginkan
Diagram di atas dihasilkan dari sumber data sebagai berikut
Aktivas Tanggal Mulai Tanggal Selesai Persentase Selesai
UML Design 01-01-2006 03-01-2006 100 %
Coding 02-01-2006 03-01-2006 75 %
Testing 03-01-2006 14-01-2006 50 %
Integrate 04-01-2006 25-01-2006 25 %
Untuk mengubah data tersebut menjadi chart, berikut langkah-langkah dan kode yang digunakan.
Pertama, kita harus buat data tersebut menjadi Task object.
Task design = new Task(”UML Design”, toDate(”01-01-2006″), toDate(”03-01-2006″));
Task coding = new Task(”Coding”, toDate(”02-01-2006″), toDate(”03-01-2006″));
Task test = new Task(”Testing”, toDate(”03-01-2006″), toDate(”14-01-2006″));
Task commit = new Task(”Integrate”, toDate(”04-01-2006″), toDate(”25-01-2006″));
Untuk memudahkan konversi tanggal, saya buat method seperti ini
private static Date toDate(String date) throws ParseException {
return formatter.parse(date);
}
kemudian, kita set persentase kemajuan task.
design.setPercentComplete(1);
coding.setPercentComplete(0.75);
test.setPercentComplete(0.50);
commit.setPercentComplete(0.25);
Task dapat dikelompokkan menjadi TaskSeries.
TaskSeries codingTasks = new TaskSeries(”Coding Activities”);
codingTasks.add(design);
codingTasks.add(coding);
codingTasks.add(test);
codingTasks.add(commit);
Dan kumpulan TaskSeries disebut TaskCollection
TaskSeriesCollection allTasks = new TaskSeriesCollection();
allTasks.add(codingTasks);
TaskCollection ini digunakan untuk membuat chart.
JFreeChart chart = ChartFactory.createGanttChart(”Coba Gantt Chart”, “Task”, “Tanggal”, allTasks, false, false, false);
Terakhir, kita gambar chart menjadi file PNG
ChartUtilities.saveChartAsPNG(new File(”output/gantt.png”), chart, 400, 300);
Selain menjadi PNG, kita juga bisa menghasilkan file JPEG
ChartUtilities.saveChartAsJPEG(new File(”output/gantt.jpg”), chart, 400, 300);
Demikianlah cara membuat chart dengan JFreeChart. Selain Gantt chart masih banyak lagi fitur JFreeChart yang bagus. Silahkan download dan coba
Diposting oleh
Jouhari
di
12:42:00 PM
0
komentar
Label: java
Instal Java di Linux
Anda tahu Java? Tentu yang dimaksud di sini bukan kopi Java atau nama suatu pulau di Indonesia. Java di sini maksudnya adalah suatu bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Sun Microsystem.
Konon perancang bahasa pemrograman Java ini sangat suka dengan kopi Java sehingga bahasa pemrograman yang ia kembangkan diberi nama dengan Java. Bahkan simbolnya pun berupa secangkir kopi yang masih mengepul.
Java ini sangat populer dan banyak dipakai untuk mengembangkan aplikasi pada level enterprise dan mobile. Di handphone Anda pasti terinstall game. Nah ada kemungkinan game di handphone Anda tersebut dibuat dengan Java. Masih banyak lagi contoh aplikasi lain yang dikembangkan dengan Java.
Pada artikel ini saya akan membahas gimana caranya menginstall Java di Linux. Klik di sini untuk mendownload Java.
Pilih Java SE Development Kit (JDK) 6 Update 11 (versi saat artikel ini ditulis) jika Anda ingin memakainya untuk keperluan development di Linux.
Ada dua jenis paket instalasi Java yang tersedia, yaitu Linux RPM (Redhat Package Manager) dan Linux Self-Extracting Binary.
Instalasi Dengan Paket RPM
Untuk bisa menginstall dengan RPM Anda harus memiliki paket RPM di komputer Linux Anda. Paket RPM ini biasanya dipakai pada distro Linux yang menggunakan paket manager RPM, misalnya RedHat dan Fedora.
Setelah file berhasil didownload, buka direktori tempat file tersebut berada. Pastikan bahwa file yang Anda download tersebut memiliki hak akses executable. Lalu eksekusi file tersebut (dengan user root).
root@syafii:~# cd
root@syafii:~# chmod a+x jdk-6u11-linux-i586-rpm.bin
root@syafii:~# ./jdk-6u11-linux-i586-rpm.bin
Anda harus menyetujui poin-poin dalam License Agreement agar bisa menginstall Java di Linux. Jika proses instalasi tersebut berhasil, maka file executable Java akan diletakkan pada folder /usr/java/jdk1.6.0.
Instalasi Dengan Paket Self-Extracting Binary
Proses instalasi dengan paket binary hampir sama dengan proses instalasi sebelumnya.
root@syafii:~# cd
root@syafii:~# chmod a+x jdk-6u11-linux-i586.bin
root@syafii:~# ./jdk-6u11-linux-i586.bin
Diposting oleh
Jouhari
di
12:22:00 PM
0
komentar
Label: java
Perbedaan Programer Otodidak dan Programer Lulusan IF
Pernahkah anda punya rekan yang bisa pemrograman komputer tapi tidak berlatar belakang informatika/sejenisnya? Saya punya. Mulai dari programmer yang copy paste source code sampai dengan yang mampu bikin class sendiri juga ada. Disisi lain saya juga memiliki teman dengan latar belakang informatika namun kemampuan codingnya sama seperti rekan saya yang otodidak, bahkan ada yang mengaku lulusan informatika namun tidak mampu melakukan coding program.
Saya punya teman, pintar, logic programmingnya oke, menguasai lebih dari satu bahasa pemrograman selain itu proses codingnya juga cepat. Kalo disuruh misalnya “Gue butuh program bla.. bla.. bla.., elo bisa buat?†dia langsung jawab “Bisa!â€. Tapi, giliran disuruh bikin ER Diagram ataupun DFD dia bingung harus mulai darimana.
Lalu timbul pertanyaan saya, kenapa masih ada lulusan informatika bisa dikalahkan oleh orang-orang otodidak dalam pemrograman? sebegitu mudahkah menjadi seorang programmer? apakah hanya dengan mengetahui logika pemrograman dan syntax-nya maka sudah menjadi seorang programmer? Lalu apa yang membedakan programmer lulusan teknik informatika dan yang otodidak?
Berdasarkan pengalaman saya bertemu dengan programmer otodidak, hampir sebagian besar mengerti pemrograman namun tidak diawali dengan belajar teori-teori dasar pemrograman. Biasanya hal itu akan dipelajari sambil berjalan seiring dengan mencoba beberapa baris kode. Sedangkan dalam dunia pendidikan, AFAIK, sebelum coding diharuskan mengerti terlebih dahulu teori-teori dasar seperti misalnya DFD, ER Diagram, bit, Byte dan lain sebagainya, baru nanti akan melangkah ke pemrogramannya.
Jika anda programmer terlepas apapun latar belakangnya tentu pernah mengalami hal-hal seperti dibawah ini :
* Penggunaan beberapa fungsi-fungsi sejenis yang terkadang membingungkan dalam penggunaannya. Seperti misalnya kapan harus menggunakan str_replace dan kapan menggunakan ereg_replace atau kenapa harus strstr daripada preg_match() dalam PHP?
* Jika berhubungan dengan field-field database pernahkah penentuan type field berdasarkan alasan yang jelas? Seperti misalnya kenapa harus bigint daripada int atau langsung comot yang paling besar? *mysql style*
* Kenapa harus ADO daripada DAO untuk melakukan koneksi ke database *Lha, masih pake VB 6.0? =))*
* script coding yang sederhana, begin…end;
Jujur, untuk hal-hal seperti itu kadang saya harus buka buku lagi, ya maklumlah namanya juga programmer pemula dan otodidak pula *ngeles*.
Berkaca dari contoh kasus diatas, lalu apa yang seharusnya membedakan antara programmer otodidak dan programmer berlatar belakang informatika?
Menurut saya yang memiliki latar belakang informatika harus bisa mengungguli yang otodidak dengan menguasai teori-teori dasar ini. Kemampuan seperti menyusun ER Diagram, DFD, bit, Byte, alokasi memori dan hal-hal lainnya harus bisa dikuasai oleh yang berlatar belakang informatika. Bahkan akan lebih bagus jika programmer berlatar belakang informatika mampu menguasai itu semua namun dapat menjelaskannya dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh orang lain. Bukan tidak mungkin programmer otodidak akan mempelajari hal seperti itu mengingat resources pemrograman sangat banyak beredar di internet. Ini tantangan yang akan dialami oleh lulusan informatika khususnya para programmer.
Diposting oleh
Jouhari
di
12:15:00 PM
0
komentar
Label: java